Tampilkan postingan dengan label aku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aku. Tampilkan semua postingan
0

hohooo, jatuh beneran drama sukses besar!

hari kamis kemarin sangat berkesan, walau cuma sebentar. pagi-pagi aku, Dian, Dina, Puji, Dita, Dira malah nggak latihan tapi ketawa cekakaan guling-guling bayangin apa yang terjadi nanti..

AAH, SEBENERNYA ADA APA SIH NIH?!

Drama! jawabannya drama!
aku gelak semaleman cuma gara-gara naskah drama yang belum ku kliping.. boro-boro di kliping!!! diprint aja beloom :D gelak!
malem sebelom pentas drama, aku nggak latian. (kebiasaan)
maleeeeeeees bawaannya pingin tidur tidur tidur terlarut dalam mimpi. oke! aku tidur beneran! nggak bohong dah
di pagi buta, aku telepon Dina nggak diangkat.. mulai deg deg ser akhirnya aku telepon Dita.. alhamdulillah!

aku: dit, naskah drama tak ku kliping boleh?
dita: nggakpapa yak, di strepless aja
aku: hmmmh..
dita: kenapa?
aku: kamu baru bangun tidur yaa!!!!

lupa!!! properti belom disiapkan!!!
what? aku syok banget! ingaat properti apa yang kumasukkan ke tas adalah:
  • boneka barbie
  • pecis bapak-bapak
  • roti pisang coklat
  • selendang
  • susu kotak
  • boneka ikan
itu semua benda aneh yang kupikir sangatlah berguna untuk pentas drama nanti..
okeey! saya bergegas mandi dan berlari menuju sekolah.... :D
sampai-sampaaai..
dikelas masih sepi, cuma anak yang rajin selalu brangkat pagi termasuk saya!  dan harusnya kalian terheran-heran.. kenapa aku tak kunjung jua menghapalkan naskah drama?!?!
aah..ku tak bisa jawab..

baik baik, kita lanjutkan langsung menuju jam pelajaran pertama: B.INDONESIA!!!
eheem, bu prita masuk langsung capcus gimana cara menilai penampilan sebuah drama.. baik buu, saya mengerti..
dueeeeer!!!!!!!!!!! nggak nyangka dan tak disangka, kelompok kami (kelompok 3) harus maju sebagai kontestan pertamaa!! aku mimpi nih? ih! aku nggak mimpi dan ini serius!!

oke fine, karena aku berperan sebagai ikan ajaib dan pangeran... maka, kuputuskan untuk jangan grogi karena hukumnya haram.. hahahahaha!! :D
sewaktu jadi ikan ajaib, aku nggak kesulitan sama sekali. taa..ta.pi.. waktu aku berperan sebagai PANGERAN!!!! ooh, ini memalukan! harusnya waktu aku datang dari arah luar kelas itu aku cuma pura-pura jatoh! eh, kenyataannya aku JATUH BENERAN!!! gelak :D

anak-anak dari kelas sebelah pada lari berbondong-bondong untuk liat drama dikelasku.. aku malu, soalnya waktu itu aku kan habis jatooh..


ku akhiri saja posting ini.. TAMAT
4

Naskah Drama kelasku: SELENDANG BAWA KAWIN

Di suatu hari…



Di kali, Putih sedang mencuci baju..

Banci : “Aduh, kok bagus banget selendangnya. Cucok bambang sama eke… (celingak-celinguk) ambil aja ah!”

Putih : “Baju udah bersih semua. Jarik. Jarik juga. Mm.. Apa lagi ya? (mencari di tumpukan cucian) Lho, selendangnya Ibu mana? Aduh, kok nggak ada sih! Wah, alamat kena damprat..”


Sesampainya di rumah..

Putih : “Ibu, itu pakaiannya sudah saya cuci semua.”

Ibu : “Ternyata pinter juga kamu.. Ya sudah, sana ke dapur, cuci piring!”

Putih : “Iya, Bu..”

Ibu : “Hmm, wangi.. Eh, lho, sebentar, sebentar.. Mana? Lho, selendangku kemana nih? Putih!

Abang : “Kenapa sih, Bu? Siang-siang kok ramai, waktunya orang tidur. Lagi enak-enak mimpi basah, eh, mimpi indah.”

Ibu : “Ini lho, selendangnya Ibu kok nggak ada. Putih! Putiiih!

Putih : “Ya, Bu..”

Ibu : “Heh, di mana selendangku?”

Putih : “Anu, Bu.. Anu..”

Ibu : ”Malah ngomong jorok! Cepat, mana?”

Putih : “Anu, hilang, Bu..”

Ibu : “Apa? Hilang? Dasar anak alas kurang ajar!”

Abang : “Selendang yang mana sih, Bu?”

Ibu : “Itu, selendang Ibu yang warna kuning itu lho. Yang bagus sendiri.”

Abang : “Oo, yang itu.. Yang dulu beli obralan di Ramayana itu?”

Ibu : “Hush! Gitu-gitu Ibu harus menabung tiap hari.”

Abang : “Ya sudah, Bu, disuruh cari saja sampai ketemu. Nggak usah pulang kalau belum ketemu!”

Putih : “Tapi..”

Ibu : “Kenapa? Kok masih tapai-tapi lagi.. Sana cepat pergi!”

Putih : “Tapi.. (menangis)”

Abang : “Eh, eh, lho kok malah nangis sih?”

Putih : “Anu.. Jempolku jangan diinjak dong..”



Putih kembali ke kali tempat dimana dia mencuci baju tadi..

Putih : “Aduh gimana nih.. Kalau tidak cepat ketemu nanti nggak makan sehari aku..”

Putih : “Eh, kok selendangnya mbaknya itu sama dengan punyanya Ibu ya? (melongo) Ah, tapi masa iya sih?

Kakek : “Tolong! Tolooong!

Putih : “Ada apa, Kek?

Kakek : “Ini lho, kacamata Kakek jatuh, nggak bisa ngambil.. Rematiknya kakek juga kambuh, nggak bisa membungkuk (membungkukkan badan)

Putih : ”Lho.. (mengambilkan kacamata, malu) Ini, Kek..”

Kakek : ”Terimakasih ya, anak cantik.. (memakai kacamata) Wah, kok cantik beneran!

Putih : (cengengesan) ”Saya permisi dulu, Kek..”

Kakek : ”Jangan terburu-buru.. Sebentar, sebentar, nak.. Ini.. (memberi plastik berisi ikan)”

Putih : (bingung) “Terimakasih, Kek..”

Kakek : “Hati-hati ya dengan ikannya! Yang rukun..”



Putih : (mengguncang-guncang ikan)

Ikan : “Aduh, pusing kepalaku! Jangan keras-keras dong!”

Putih : “Astaghfirullah! Siluman apa kamu?

Ikan : “Eits! Aku bukan siluman. Aku ikan asli.. Tapi gini-gini aku itu ikan ajaib. Kaya lampu ajaib di ceritanya Aladdin itu lho”

Putih : “Oo.. Berarti bisa sulapan juga ya? Ck ck..”

Ikan : “Jika hanya sulapan ya gampang dong!”

Putih : “Ah, yang bener?”

Ikan : “Oke. Kamu mau apa?”

Putih : “Apa ya? Mm.. Aku belum makan dari tadi pagi, aku minta roti saja”

Ikan : “Gampang!” (seseorang melempar roti ke Putih)

Putih : (meniru iklan) “Wah, ajaib!”

Ikan : “Apa lagi?”

Putih : “Oya, selendangnya Ibu hilang, kamu bisa tolong aku?”

Ikan : “Oo itu.. Tidak usah dicari, nanti juga ketemu sendiri dengan orang yang mengambil”

Putih : “Hah? Diambil orang? Siapa?”

Ikan : “Ciri-cirinya, mbak-mbak, tapi bukan mbak-mbak. Banci.. Punya tahi lalat di pipi kanannya”

Putih : “Maksudnya gimana sih? Eh, lho, lho.. Kok ikannya merem. Eh, jangan tidur dulu!

Sementara itu, dirumah..

Ibu : “Aduh, rumah kok kotornya minta ampun. Abang, ayo nak, Ibu dibantu bersih-bersih”

Abang : “Alah Ibu ini lho, nanti aku malah bau. Nanti tidak ada yang mau sama aku gimana..”

Ibu : “Cup-cup nak.. Kamu itu cantik, tidak akan ada yang tidak mau sama kamu..”

Abang : “He he he.. Siapa dulu dong Ibunya..”




Putih : “Aduh, yang mana sih! Kok mirip-mirip semua. Tanya sama mbaknya itu aja ah! (menghampiri banci)

Putih : “Mbak, mbak, anu.. Mau tanya..”

Banci : “Tanya eke? Apa? Nama? Atau nomer telepon?”

Putih : “Bukan! Anu, begini lho.. Mau tanya, mbak tahu tidak, ada perempuan yang memakai selendang kuning?”

Banci : (menyembunyikan selendang) ”Eke nggak tahu tuh. Eh kalo boleh tau, ciri-cirinya gimana sih?”

Putih : “Pokoknya pakai selendang warna kuning. Mm.. Juga ada tahi lalat di pipi kanannya, seperti.. Ya seperti mbaknya ini!

Banci : “Yey pasti salah orang! Ini bukan tahi lalat, tapi tanda lahir. Yang lain aja ye! Dah..” (menjatuhkan selendang)

Putih : “Lho, itu kan selendangnya Ibuku!”

Banci : (mengambil selendang) ”Oo bukan! Bukan!” (lari)

Putih : “Eh, eh, tunggu mbak! Mbak!” (mengejar)



Di kerajaan Antah Berantah, Pangeran Panji Asmoro Sakit Mata Keliliban Bata sedang susah mencari jodoh..

Pangeran : “Aduh Tuhan.. Kenapa belum ada yang cocok denganku?”

(pengawal datang)

Pengawal : ”Lapor, Pangeran..”

Pangeran : “Bagaimana, apa sudah disebar pengumumannya?”

Pengawal : “Sudah, Pangeran. Para gadis sudah dikasih tahu semua”

Pangeran : “Ya sudah. Kalau begitu sekarang siapkan kuda, ayo kita ke desa!”

Pengawal : “Siap, Boss!”



Abang : “Ibu! Ibu!”

Ibu : “Ada apa sih, nak?

Abang : “Ini lho Bu, ada sayembara. Pangeran sedang mencari istri. Aku mendengar dari tetangga depan rumah itu lho”

Ibu : “Wah berita bagus tuh! Jangan sampai disia-siakan!”

Abang : “Tapi Bu, Putih bagaimana?”

Ibu : “Alah, tenang saja.. Pangeran pasti terpesona denganmu, akan memilihmu”

Abang : “Ah, yang bener, Bu?”

Ibu : “Percaya dong sama Ibu.. Ayo cepat, kamu siap-siap dandan yang cantik, nanti kalau-kalau Pangeran ke sini”

Abang : “Iya, Bu..”



Pada waktu itu Putih sedang mengejar orang banci tadi yang mengambil selendang Ibunya..

Putih : “Hayoo.. Sekarang kamu nggak bisa ke mana-mana” (terengah-engah)

Banci : “Ampun! Ampun.. Iya, iya, eke yang mengambil selendangmu. Tapi ampun ya.. Ampun!

Putih : “Ya. Tapi cepat kembalikan!”

Banci : “Tapi eke sudah cucok bambang dengan selendang ini. Huuu…“

Putih : “Aku bisa-bisa dihajar jika tidak membawa kembali selendang itu. (berpikir) Ya begini saja deh, tukar-tukaran saja. Selendang itu aku tukar dengan ikan ini mau tidak? Harus mau lho!”

Banci : “Plis deh! Kok cuma ikan sih?”

Putih : “Sudah mencuri masih nawar! Jangan sembarangan, ini ikan ajaib lho”

Banci : “Masa? Ya sudah, daripada tidak dapat apa-apa. Nyoh! (menukar selendang dengan ikan)

Putih : “Thanks ya!”

Banci : “Yuuukk..”



Pangeran : “Pringisi.. Eh, permisi..” (jatuh)

Ibu : “Hati-hati dong, Pangeran.. Silahkan masuk dulu.. Abang! Ini lho, ada Pangeran”

Abang : “Eh, Pangeran.. Lebih ganteng daripada yang di foto (colak-colek)”

Pangeran : (risih) “Anu, anak Ibu hanya satu?”

Ibu : “Oo, iya! Ini anak perempuan semata wayang saya. Cantik, kan! Abang namanya”

Abang : (mesam-mesem)

(Putih lalu datang)

Putih : “Lho, ada apa ini kok ramai-ramai?”

Ibu+Abang : (melotot) “Putih!”

Putih : “Itu lho, Bu. Selendang Ibu sudah ketemu”

Pangeran : (menggumam) “lho, gadis ini kan yang sering aku impi-impikan..”

Abang : “Aduh, Pangeran.. Dia itu hanya saudara angkat saya”

Pangeran : (mengangkat satu tangan) “Kalian semua dengarkan saya.. Sebenarnya saya sudah menemukan siapa yang akan saya jadikan istri”

Ibu : “Siapa, Pangeran?”

Abang : “Ya pasti aku ya, Bu?”

Pangeran : “Ehem.. Putih, sini.. (menggenggam tangan Putih)

Putih : (keheranan)

Abang : “Lho, tapi.. Tapi”

Pangeran : “Ayo cantik, ikut aku.. (berteriak) MAK , AKU MAU KAWIIIN!

Pangeran dan putih menikah dan mereka pun bahagia selamanya..........
2

ulangan fisika, bau sampah disekolah..

sabtu besok ulangan fisika. modyaar, harusnya aku buka buku catatan lalu belajar.. karena kebiasaan setiap sore buka laptop tancep modem yaaa... nggak jadi belajar dah.

kalo begitu aku mau membahas aja tentang masalah bau. kamu pasti bisa mencium bau kan? mulai dari bau makanan yang sedep, bau duit baru, bau teletong hewan, dan berbagai macam bau lainnya. intinya, idung kamu berfungsi dengan baik. nah, yang lagi menimpa idungku ini adalah bau tempat pembuangan sampah dideket sekolahku.

foto: dari jendela kelas Wolu Ha

jangan salah waktu liat foto diatas. sampahnya bukan yang warna hijau royo-royo itu.. but, kamu harus lihat lebih tajam lagi. pelototin fotonya rasakan sensasi baunyaa...
okeeh, balik ke topik. kukira cuman anak kelas 8 atas ( 8.G 8.H 8.I ) aja yang kebauan, ternyata kelas 8 bawah pun juga ikut merasakan bau tak sedep ini. otomatis, aku ada kemauan untuk lapor atau curhat gituu lah sama kepsek.
hari senin kemarin, aku ngelaksanain niat tsb. waktu kita lagi pelajaran olahraga, nggak sengaja pak kepsek lagi muter-muter ke lapangan belakang. pertama aku salim trus cerita dah,

"pak, tiap hari kelas kita kebauan sampah"
"iyaa, bapak tahu. apa kita harus nyuruh pemerintah pindah tempat pembuangan sampah?"
"ya...?"

disitu aku bingung jawannya. untung ada Dira, Yasarah, Dian, Valen, dkk yang ikutan nyerbu ngomong.. hahahaaa, langsung aku tinggal aja mbek Dina. :P


udah yaa. mau belajar fisika dulu dah. bye
0

Keperluan kelas = kebutuhan rumah tangga

BannerFans.com

iki jaman opo sih? jaman gelaa bikin bendahara jadi kebingungan sama keperluan kelas..
kalo duit kas nya banyaak getooh no problem, tapi kalo dikit? haah.. belajar ngirit+cari barang ber-DISKON!! woow, nggak jaman yaa? hahahaa
wali kelasku yang satu ini suka nyuruh aku (sebagai bendahara kelas 8.H) beli barang yang mahal tapi harus murah dan secepatnya dibeli! hayaah.. -___-
jelas gigit bibir dong gue! lebih efektifnya minta bantuan si adin ( http://tumpukanwarna.blogspot.com/ blognya si adin ) udah muter dibeberapa toko serbaguna, dan hasilnya mahal-mahal tuh barang.

okee, BTW besok yang harus dibeli adalaah ...
(musik drum menggelegar)..
  • Kain lap pel yang pakai tongkat
  • Cling! (bersih bening seperti tanpa kaca)
  • hiasan jendela kelas
  • isolasi bolak balik series big!
lebaay dah gue! hahaaa :D
0

Bosan.....

BannerFans.com

nggak niat banget sih nulis posting ini, hahaaa :D cuma mau nulis lirik lagu 'YOU BELONG WITH ME' by Taylor Swift.. I love this song!!

You're on the phone with your girlfriend, She's upset

She's going off about something that you said
She doesnt get your humour like I do

I'm in the room, its a typical Tuesday night
I'm listening to the kind of music she doesnt like
And she'll never know your story like I do

But she wears short skirts, I wear t-shirts
She's cheer captain and I'm on the bleachers
Dreaming bout the day when you wake up and find
That what you're lookin for has been here the whole time

If you could see that I'm the one who understands you
Been here all along so why can't you see?
You belong with me
You belong with me

Walkin the streets with you in your worn out jeans
I cant help thinking this is how it ought to be
Laughing on the park bench thinkin to myself
Hey isnt this easy?

And you've got a smile that could light up this whole town
I havent seen it in awhile, since she brought you down
You say you find I know you better than that
Hey, Whatcha doing with a girl like that?

She wears high heels, I wear sneakers
She's cheer captain and I'm on the bleachers
Dreaming bout the day when you wake up and find
That what you're looking for has been here the whole time

If you could see that I'm the one who understands you
Been here all along so why can't you see?
You belong with me

Standin by, waiting at your back door
All this time how could you not know that?
You belong with me
You belong with me

Oh I remember you driving to my house in the middle of the night
I'm the one who makes you laugh when you know you're about to cry
I know your favorite songs and you tell me about your dreams
I think I know where you belong. I think I know it's with me.

Can't you see that I'm the one who understands you?
Been here all along so why can't you see?
You belong with me

Standing by or waiting at your back door
All this time how could you not know that
You belong with me
You belong with me

Have you ever thought just maybe
You belong with me
You belong with me

:)
Back to Top